Menyisihkan uang secara rutin memang tidak mudah untuk sebagian orang. Mungkin kamu adalah salah satunya. Selalu ada saja alasan yang membuatmu akhirnya batal menyisihkan uang. Dari mulai godaan belanja baju diskonan (yang ujung-ujungnya nguras dompet juga) sampai agenda rutin nongkrong di kafe yang sayang untuk kamu lewatkan.
Padahal sebenarnya menabung itu nggak sulit-sulit amat lho. Ini
hanya tentang tekad yang kuat dan kebiasaan saja. Nah, kali ini Kita akan
memberikan alternatif cara menabung yang nggak memberatkanmu. Jadi kamu nabung
tapi nggak kaya lagi nabung. Dipraktikan ya, siapa tahu nanti kalau udah
terkumpul bisa kamu pakai buat beli gadget baru atau jalan-jalan. Nabung buat
nikah juga bisa.
1. Mungkin sebagian kamu banyak yang belum tahu, kalau menabung
emas itu bisa jadi investasi yang menjanjikan buat masa depanmu
Kamu mungkin masih berpikir kalau menabung emas itu hanya bisa
dilakuin oleh mereka yang sudah mapan secara ekonomi. Padahal siapa pun bisa
membeli emas, termasuk kamu salah satunya. Iya, kamu yang masih bergaji 2
jutaan. Sisihkan sekitar Rp 500-600 ribu dari penghasilanmu untuk membeli 1
gram emas. Kalau kebetulan cukup berat bagimu mengumpulkan Rp 500-600 ribu
setiap bulannya, kamu bisa membelinya 2-3 bulan sekali saja. Tunggu sampai
uangmu terkumpul. Jika kamu rutin membeli emas setiap 2-3 bulan sekali selama
beberapa tahun ke depan, maka saat dipanen kelak hasilnya akan sangat lumayan.
P.S: lumayan buat modal nikah.
2. Kadang kebiasaan nabung itu harus dipaksakan. Pilih tabungan
rencana aja biar kamu nggak bisa mengelak ketika saldo gajimu terpotong
otomatis oleh bank
Rp 300 ribu x 12 = Rp 3,6 juta. (lumayan banget kan?!)
Rp 100 ribu x 12 = Rp 1,2 juta (nah, ini buat kamu yang keberatan jika menabung Rp 300 ribu/bulan).
Buat kamu yang nggak bisa menahan godaan buat belanja atau sekadar
nongkrong di kafe, menabung di bank dengan tabungan rencana bisa jadi
alternatif yang pas. Dengan begini kamu nggak akan bisa mengelak ketika saldo
gajimu terpotong secara otomatis. Untuk nominalnya sendiri kamu bisa tentukan
sesuai penghasilanmu, misalnya Rp 100-300 ribu perbulan. Jika dipanen dalam
setahun, hasilnya bisa kamu pakai untuk membeli gadget baru atau traveling.
3. Rutin menyisihkan uang Rp 10-20 ribu rupiah setiap harinya adalah
salah satu cara menabung paling mudah buat kamu para ‘penabung pemula’
Khusus untuk kamu penabung pemula a.k.a yang masih belajar
menabung, kamu bisa mempraktikan cara menabung berikut ini. Yakni dengan
menyisihkan Rp 10-20 ribu setiap harinya. Kamu bisa taruh Rp 10-20 ribu
tersebut di dalam toples yang sudah kamu beri label nama. Nah, pada label nama
itu bisa kamu tulis hal yang ingin kamu beli ketika tabungan tersebut sudah
terkumpul. Cara menabung yang satu ini terbilang cukup ringan buat kamu yang jarang
menyisihkan uang.
4. Kadang menabung secara ‘berjamaah’ adalah hal yang
menyenangkan. Kamu bisa minta tolong bendahara kantor sebagai pengoordinir
tabunganmu dan teman-teman
Menabung akan terasa lebih mudah dan menyenangkan jika dilakukan
bersama-sama. Photo by Brooke Cagle on Unsplash via unsplash.com
Menabung rame-rame memang mengasyikan. Nah, mulai bulan ini kamu
bisa menggalakan kebiasaan menabung di kantor. Caranya adalah dengan memilih
bendahara kantor atau salah satu teman kantormu yang paling bisa dipercaya
untuk mengoordinir uang tabungan kalian. Setiap awal bulan, uang gaji kalian
akan diambil secara rutin (nominalnya sesuai kemampuan saja) oleh sang
pengoordinir. Kamu bisa buat kesepakatan dengan teman-teman untuk jangka waktu
pengambilannya.
5. Sisihkan uang receh sisa kembalian. Hasilnya akan sangat
lumayan saat kamu panen nanti
Uang receh pun seharusnya masuk dalam perancanaan keuanganmu,
tidak boleh dibuang! Photo by olanstock on Depositphotos via depositphotos.com
Uang receh sisa kembalian saat belanja memang sayang untuk
dilewatkan. Mungkin banyak dari kamu yang masih suka menyepelekan recehan.
Entah karena malas menyimpan atau memang belum sadar saja betapa berharganya
uang recehan. Hmm, padahal kalau dikumpulkan di dalam celengan atau toples,
lumayan banget hasilnya saat dipanen. Bahkan bisa menjadi penyelamatmu di akhir
bulan saat saldo di ATM-mu kering. Ayoo, mulai sekarang recehannya ditampung di
celengan ya! 😉
6. Cara yang satu ini agak konyol sih, tapi cukup efektif. Coba
deh kamu pura-pura lupa pernah menaruh uang 50 ribu di saku jaketmu (yang
jarang dicuci). Suatu saat kamu butuh, kamu bisa pakai uang itu
Pas banget nggak ada duit, ternyata kamu nemu duit yang dulu
sengaja di simpan dalam saku. Duh, senengnya. Photo by Worldspectrum from
Pexels via www.pexels.com
Okeh, ini buat lucu-lucuan aja sih. Tapi setidaknya beberapa dari
kamu pernah mengalaminya. Sisihkan Rp 50 ribu dalam saku jaket atau celanamu
(yang jarang dicuci). Setelahnya kamu pura-pura lupa pernah menaruh uang
tersebut. Kalau lupa beneran gimana? Nah, itu namaya keberuntungan. Semakin
kamu lupa, maka tingkat keterkejutannya semakin tinggi.
Suatu ketika kamu lagi butuh sedikit uang dan kebetulan menemukan
uang yang sengaja tertinggal itu, rasanya pasti senang nggak karuan. Duh,
ibarat dapet rejeki nomplok. Padahal jumlahnya mungkin nggak seberapa. Tapi
senengnya berasa menang undian. Tertarik mau nyoba? Boleh. Asal jaketnya nggak
kecuci aja (nah, ini risikonya). 😉
Untuk kamu yang masih gamang bagaimana cara menabung yang nggak memberatkan, semoga tips yang sudah Kita coba rangkum buat kamu di atas, bisa bermanfaat buatmu ya. Yuk, kita belajar menabung! 😉






0 Comments